Wisata pantai Banyuwangi: Pantai Parang Kursi yang Mengagumkan dan Penuh Cerita

Wisata pantai Banyuwangi Pantai Parang Kursi yang Mengagumkan dan Penuh Cerita

Wisata pantai Banyuwangi saat ini sedang banyak dijadikan tujuan berlibur bagi sebagian traveler yang ingin merasakan pemandangan dan suasana baru. Tidak hanya melulu pantai Kuta di Bali, wisatawan saat ini mulai mengeksplorasi berbagai macam wisata pantai di Banyuwangi. Tidak hanya sebagai alternatif mengisi liburan saja, wisata pantai Banyuwangi ternyata menawarkan lebih dari yang tidak mereka duga.

Oleh karena itu, saat Anda datang dan berkunjung ke Banyuwangi, jangan sampai lewatkan untuk mengunjungi beberapa pantai di Banyuwangi. Beberapa pantai sudah sangat terkenal di kalangan wisatawan seperti pantai Merah, pantai Boom, pantai Wedi Ireng, pantai teluk Hijau, dan lain sebagainya.

Beberapa pantai seperti Pantai Mustika yang banyak dikunjungi untuk melihat matahari terbit juga bisa jadi rekomendasi wisata pantai Banyuwangi yang tepat.

Sebagai pengunjung, kini semua pilihan kembali pada Anda, terserah Anda memilih pantai mana yang sesuai dengan selera. Jika Anda termasuk pecinta alam yang ingin mendapatkan sensasi pantai yang baru dan lain dari biasanya, Pantai Parang Kursi sangat direkomendasikan bagi Anda.

Disamping sangat alami dan masih terjaga keasriannya, pantai ini juga tidak banyak dikunjungi wisatawan. Padahal keunikan dan keunikan pantai ini sangat layak mengisi liburan Anda di Banyuwangi.

Keunikan Pantai Parang Kursi

Pantai Parang Kursi memiliki keunikan yang oleh masyarakat sekitar dikaitkan dengan cerita mistis legenda Nyai Roro Kidul, penguasa laut Selatan. Pantai ini dahulu bukan dinamakan dengan Pantai Parang Kursi, namun oleh bupati Azwar Anas dinamakan demikian, karena terdapat sebuat karang yang menjorok ke lautan dan berbentuk seperti sebuah kursi.

Keunikan dari karang berbentuk kursi tersebut adalah saat Anda berdiri di atas kursi tersebut, Anda dapat melihat celah di bawah yang langsung menghubungkan ke lautan. Saat ada air laut yang keluar dari celah di bawah batu kursi tersebut, coba rasakan saja airnya. Bukan asin seperti air laut pada umumnya yang Anda rasakan melainkan tawar.

Padahal bila Anda turun dari tebing kursi tersebut dan mencoba mencicipi air lautan, tetap akan terasa asin. Hanya air cipratan dari laut yang melewati lubang tebing kursi tersebut yang terasa tawar.

Beralih dari kepercayaan dan mitos yang ada, pantai ini memiliki pemandangan alam yang berbeda dari pantai-pantai pada umumnya. Pesisir pantai yang berpasir luas akan menghadirkan pemandangan layaknya kawasan yang tandus di satu sisi.

Pasalnya, warna pasir yang coklat kemerahan dengan latar belakang tanaman yang kering bak berada di padang Savana kering namun dekat dengan pantai. Di sisi lainnya, Anda dapat melihat pemandangan tepi pantai yang bertebing dan ditumbuhi oleh lumut hijau.

Hal tersebut memang membuktikan bahwa pantai ini tidak terlalu banyak digunakan untuk beraktivitas para nelayan sekitar.

Lokasi Pantai Parang Kursi Banyuwangi

Lokasi pantai ini sangat jauh dan jalan menuju ke tempat ini tergolong sulit. Sangat disarankan bagi Anda yang ingin datang ke pantai ini menggunakan kendaraan roda dua dibandingkan roda empat karena medan yang sempit.

Namun saat Anda tiba di pantai, Anda akan disambut dengan pemandangan alam nan indah dan unik, yang berbeda dari pantai pada umumnya.

Biaya Masuk Pantai Parang Kursi Banyuwangi

Salah satu keunggulan wisata pantai Banyuwangi adalah harga tiket masuknya yang sangat murah. Pengunjung yang memasuki kawasan pantai Parang Kursi ini akan dikenakan biaya retribusi sebesar Rp 3.000 per orangnya, dengan biaya parkir Rp 2.000 per kendaraan roda dua.

Fasilitas yang ada di sekitar pantai masih seadanya, namun sudah cukup memadai seperti toilet, serta kedai untuk pengunjung yang kelaparan dan ingin makan di sekitar pantai.

Leave a Reply