Wisata Alam Terpopuler Di Sulawesi Utara

Tidak ada komentar 15 views

Provinsi Sulawesi Utara didominasi oleh areal perairan berupa laut, selat, dan danau. Kawasan tersebut kemudian satu per satu menjadi destinasi wisata alam terkenal dari Sulawesi Utara yang ramai didatangi oleh wisatawan.

Meski demikian, Sulawesi Utara juga memiliki daerah dataran tinggi yang menawarkan panorama alam tidak kalah indah dari kawasan perairannya.

Destinasi Wisata Alam Terpopuler Sulawesi Utara

Banyak sekali manfaat yang didapatkan dengan menghabiskan akhir pekan maupun liburan panjang untuk menjelajah daerah wisata alam, termasuk pula di Sulawesi Utara yang kaya akan panorama alam dan tidak akan didapatkan di daerah lain. Berikut ini adalah referensi-referensi wisata alam terbaik dan terpopuler di Sulawesi Utara yang wajib dikunjungi :

Danau Tondano

1. Danau Tondano

Menyebut nama danau yang satu ini akan membuat orang langsung teringat pada Sulawesi Utara. Sebab, Danau Tondano memang merupakan areal wisata alam terpopuler dari provinsi tersebut.

Danau Tondano berlokasi di Desa Temboken yang berada di antara dua kabupaten, yakni Tomohon dan Kawangkoa ini merupakan danau terluas di Sulawesi Utara. Konon, Danau Tondano terbentuk akibat letusan Gunung Kaweng yang dapat dilihat dengan jelas dari areal danau.

Alkisah, terdapat dua anak manusia yang saling jatuh cinta namun tidak mendapatkan restu orang tua, sehingga memutuskan kawin lari tanpa restu sehingga alam pun menunjukkan amarah orang tua kedua belah pihak melalui letusan dahsyat.

Di sini, banyak bangunan kayu yang menjorok ke danau dan cocok untuk dijadikan spot bercengkerama dengan keluarga maupun teman yang berlibur bersama. Jika ingin mengelilingi seluruh danau, wisatawan dapat menaiki perahu motor dengan tarif Rp. 50.000,- orang tapi harus menunggu jumlah penumpang genap sepuluh baru akan dijalankan.

Ada satu spesies ikan yang mudah ditemui di Danau Tondano, tetapi sangat sulit dijumpai di kawasan perairan daerah lain, yakni Ikan Marble Goby. Ikan ini memiliki nilai tinggi untuk kawasan Eropa dan Jepang, di mana harganya mencapai ratusan ribu rupiah per kilo.

Sebab itu, nelayan pun bersemangat memburunya untuk mengekspornya. Guna mengeksplorasi kawasan Danau Tondano, harus membayar Rp. 4.000,- per orang.

Bagi yang merasa tidak puas menikmati pesona Danau Tondano dalam waktu sehari, maka bisa memilih untuk menginap di salah satu penginapan dengan aneka konsep, ada vila, hotel, hingga resort. Pilihan rumah makan pun lengkap dengan menu andalan seafood segar.

Taman Laut Nasional Bunaken (panorama bawah laut)

2. Taman Laut Nasional Bunaken

Indonesia memiliki banyak sekali destinasi wisata alam yang berstandar Internasional di mana para wisatawan asing dengan suka rela datang dari jauh untuk menikmatinya. Salah satunya berada di Sulawesi Utara, yaitu Taman Laut Nasional Bunaken.

Wisata berupa taman laut nasional ini berada di Teluk Manado dan hampir tidak pernah sepi pengunjung. Taman Laut Nasional Bunaken juga dijuluki sebagai surga bawah laut dari Sulawesi Utara, satu di antara tiga terbaik bersama Pulau Weh Sabang dan Raja Ampat Papua.

Kondisi terumbu karang di sini juga sangat sehat dan cantik, tidak tercemar ataupun rusak akibat racun ataupun limbah industri karena pemerintah setempat sangat protektif. Di dalam laut, terdapat spot bernama Underwater Great Wall yang merupakan dinding dari karang berukuran raksasa yang menjadi sumber makanan utama dari ikan-ikan laut di sana.

Hebatnya lagi, spesies ikan yang hampir punah seperti dugong yang biasa disebut ikan duyung pun masih dapat ditemukan di Taman Laut Nasional Bunaken ini. Bagi yang ingin diving atau snorkeling, biaya sewa peralatan yang dipatok adalah sebesar Rp. 150.000,- per hari.

Namun, jika ingin menyaksikan panorama bawah laut tanpa menyelam, wisatawan bisa menyewa Kapal Katamaran yang memiliki dasar kaca sehingga pengunjung yang menaiki perahu dapat menikmati keindahan surga bawah lautnya tanpa perlu menyelam.

Harga tiket masuk yang dibanderol oleh pengelola hanya Rp. 2.000,- saja per orang untuk wisatawan lokal, sedangkan untuk turis internasional harus merogoh kocek sebesar Rp. 50.000,- per orang. Biaya penginapan di tempat wisata alam ini sangat terjangkau. Mulai Rp. 150.000,- saja per malam sudah termasuk layanan makan tiga kali sehari.

Gunung Api Mahangetang (kedalaman lain)

3. Gunung Api Mahangetang

Sulawesi Utara memiliki destinasi wisata yang sangat unik berupa gunung api di bawah laut yang bernama Gunung Api Mahangetang atau juga disebut oleh masyarakat sekitar sebagai Gunung Banua Wuhu.

Lokasinya sendiri berada di Pulau Mahangetang, Kepulauan Sangihe. Gunung api aktif tersebut berada pada ketinggian 6-8 meter di bawah permukaan laut.

Meski merupakan gunung berapi aktif, namun Gunung Mahangetang mengeluarkan gas-gas buminya melalui terumbu-terumbu karang di perairan tempatnya berdiam. Hal tersebut menciptakan pemandangan terumbu karang yang sangat indah, akan tetapi berbahaya jika terkena kulit manusia.

Lihat Juga WISATA KULINER KHAS SULAWESI TENGGARA

Oleh sebab itu, wisatawan yang tengah menyelam diimbau tetap menjaga jarak dengan terumbu karang tersebut. Berkat letupan gas bumi tersebut, suhu air laut di sekitar terumbu-terumbu tersebut sangat hangat dan tentunya berbeda dengan temperatur air bawah laut di daerah lain.

Lalu, jika menyelam lebih dalam, akan menemukan panorama bawah laut yang sangat sehat. Baik terumbu karang maupun biota lautnya yang berwarna-warni. Bila ingin menghabiskan waktu liburan di kawasan bawah laut Gunung Mahangetang, wisatawan tidak akan dikenakan retribusi apa pun.

Tetapi, hal itu berbanding lurus dengan tidak tersedianya fasilitas umum seperti penginapan dan rumah makan. Jadi, sebaiknya wisatawan membawa semua perlengkapan dari rumah, seperti tenda bila ingin menginap, juga makanan dan minuman.

Danau Linow

4. Danau Linow

Danau Triwarna atau danau tiga warna, itulah deskripsi singkat dari Danau Linow yang terletak sejauh tiga kilometer dari pusat Kota Tomohon. Wisatawan dikenakan retribusi berupa tiket masuk sebesar Rp. 25.000,- per orang untuk dapat menikmati keindahan Danau Linow.

Namun, tarif tersebut sudah termasuk welcome drink berupa secangkir kopi atau teh. Ketika menginjakkan kaki di areal danau ini, wisatawan langsung disambut dengan bau menyengat layaknya telur busuk yang merupakan bau belerang di sekitar danau, sisa dari letusan salah satu gunung di dekat danau.

Endapan belerang itu pula yang membuat air danau dapat berubah-ubah warna dari hijau, biru, hingga kuning kecokelatan.

Fasilitas yang tersedia di areal danau antara lain gazebo untuk digunakan para wisatawan beristirahat, lalu toilet umum. Tetapi, wisatawan dilarang keras untuk berenang di danau akibat kandungan belerang yang terlalu tinggi dan dapat membahayakan bila berinteraksi langsung dengan tubuh.

Mayoritas pengunjung hanya datang untuk berburu obyek foto menarik. Jika merasa harga tiket masuk yang ditetapkan terlalu mahal, wisatawan dapat menikmati keindahan Danau Linow dari dataran yang lebih rendah, di mana ada sebuah warung kaki lima yang menjajakan minuman dan makanan ringan seharga Rp. 5.000,- saja dan pembeli sudah bisa menikmati pemandangan Danau Linow sepuasnya.

Loading...
author
Penulis: 
Seorang part time Blogger yang sering Traveling. Menulis disaat senggang. Fans Manchester United.