Wisata Alam Khas Sulawesi Barat

Tidak ada komentar 51 views
Loading...

Sulawesi Barat diresmikan pada tahun 1999 dan menjadikan Mamuju sebagai ibukotanya. Secara teknis, provinsi ini merupakan perluasan dari Provinsi Sulawesi Selatan yang memiliki wilayah terluas di Pulau Sulawesi.

Meski masih berusia cukup muda, Sulawesi Selatan sudah memiliki banyak destinasi wisata yang patut dikunjungi, baik bernuansa alam, modern, maupun kuliner.

Wisata Alam Sulawesi Barat

Sulawesi Barat memiliki banyak sekali destinasi wisata alam yang menonjolkan keindahan lingkungan yang masih alami. Mayoritas daerah Sulawesi Barat sendiri didominasi oleh perairan dan sebagian kecilnya dataran tinggi. Jika sedang berlibur ke Sulawesi Barat, maka lokasi wisata di bawah ini tidak boleh dilewatkan dan wajib untuk dikunjungi :

Landmark Mamuju

Landmark Mamuju

1. Landmark Mamuju

Landmark yang satu ini pasti akan langsung mengingatkan siapa pun kepada landmark perbukitan Hollywood yang terkenal di seantero dunia. Landmark bertuliskan “Mamuju City” ini telah dicatatkan pada rekor MURI sebagai landmark terpanjang di Indonesia dan dapat dilihat dari seluruh penjuru Mamuju. Letaknya berada tidak jauh dari rumah dinas Bupati Mamuju.

Anjoro Pitu

Anjoro Pitu

2. Anjoro Pitu

Arti dari Anjoro Pitu adalah Kepala Tujuh. Destinasi wisata yang satu ini merupakan kawasan perbukitan hijau yang cocok untuk pendakian serta menyaksikan keindahan pemandangan kota Mamuju di malam hari berhiaskan kerlap kerlip lampu kota.

Letak Anjoro Pitu sendiri berada di sebelah timur ibu kota dari Sulawesi Barat tersebut. Selain pemandangan malam Mamuju, dari Anjoro Pitu wisatawan dapat menyaksikan panorama alam laut lepas dengan latar Pulau Karampuang di tengahnya.

Wisatawan tidak akan dipungut retribusi apa pun saat mengunjungi Anjoro Pitu, tapi bagi yang membawa kendaraan sendiri harus berhati-hati saat mengemudi karena medan menuju lokasi cukup curam.

Air Terjun Tamasapi

Air Terjun Tamasapi

3. Air Terjun Tamasapi

Air terjun yang merupakan salah satu wisata andalan Sulawesi Barat ini terletak di Desa Mamunyu. Debit airnya sangat besar dengan ketinggian sekitar 75 meter yang sumber mata airnya berasal dari Sungai Tamasapi. Untuk masuk ke lokasi wisata yang satu ini, wisatawan dikenakan biaya retribusi sebesar Rp. 4.000,- per orang.

Perjalanan dari perkampungan menuju lokasi air terjun hanya dapat ditempuh dengan berjalan kaki. Namun, perjalanan sepanjang satu kilometer tersebut tidak akan terasa membosankan oleh karena pemandangan hijau di sepanjang jalan.

Ditambah lagi, jika datang saat musim durian masak, maka wisatawan dapat membeli durian langsung petik dari pohon di sekitar. Sayangnya, fasilitas-fasilitas umum seperti gazebo dan toiletnya tidak terawat dengan baik sehingga acap kali membuat wisatawan kebingungan dan tidak nyaman.

Disarankan pula pengunjung tidak berenang karena debit air terjun yang deras. Juga, lebih baik datang saat musim kemarau, karena saat musim penghujan jalanan terlalu licin dan berbahaya untuk wisatawan.

Pulau Karampuang

Pulau Karampuang

4. Pulau Karampuang

Terletak di Kecamatan Simboro Kepulauan, Pulau Karampuang merupakan salah satu destinasi wisata andalan Provinsi Sulawesi Barat. Pulau ini menawarkan keindahan alam bawah lautnya yang memiliki air laut bening berwarna biru.

Kondisi terumbu karangnya pun masih sangat terjaga, berbeda dengan di daerah lain yang banyak tercemar limbah atau potassium. Jika tidak ingin melakukan diving maupun snorkeling, pemerintah telah membangun dermaga sepanjang 500 meter yang menjorok ke arah laut, sehingga wisatawan dapat menyaksikan panorama bawah laut Pulau Karampuang dari sana.

Untuk menginap, ada beberapa pondokan gratis yang disediakan khusus untuk para wisatawan untuk pemerintah guna membuktikan konsistensi di sektor pariwisata.

Setelah menjelajahi wisata alam di Sulawesi Barat, anda wajib mencicipi juga wisata kuliner Sulawesi Barat yang sangat menggiurkan untuk dinikmati.

author
Penulis: 
Seorang part time Blogger yang sering Traveling. Menulis disaat senggang. Fans Manchester United.