Risiko Bisnis yang Perlu Dikonsultasikan ke Broker Asuransi

Pada dasarnya risiko adalah bahaya, akibat atau konsekuensi yang mungkin saja bisa terjadi dalam proses yang sedang berjalan, baik yang akan terjadi sekarang atau masa mendatang.

Risiko bisa terjadi kapan saja dan diakibatkan oleh berbagai hal, seperti aktivitas personal dan juga aktivitas yang berkaitan denga kegiatan bisnis atau usaha.

Sebagai contoh, risiko yang dapat terjadi pada seseorang adalah akibat dari kecelakaan, sakit hingga meninggal dunia. Sedangkan risiko yang dapat terjadi pada bisnis atau usaha adalah kebangkrutan, kehilangan ataupun kerusakan yang akan berimbas pada kerugian secara finansial bagi bisnis atau usaha yang sedang dijalankan.

Dari penjelasan singkat di atas, terkadang ada beberapa hal yang menjadi pertanyaan bagi sebagian pemegang polis asuransi tentang risiko bisnis apa saja yang bisa dinilai oleh perusahaan broker asuransi.

Peran Penting Broker Asuransi Menilai Risiko

Broker asuransi merupakan perusahaan yang mewakili kepentingan klien dan lebih banyak bertugas untuk menangani masalah pengelolaan risiko perusahaan dan suatu badan.

Broker asuransi juga memberikan solusi, salah satu caranya dengan menggunakan asuransi untuk meminimalisir risiko kerugian secara finansial guna melindungi aset dan bisnis klien.

Selain itu, broker juga menawarkan saran ahli tentang manajemen dan pengurangan risiko, dan berbagai produk asuransi bisnis yang tersedia.

broker asuransi

Berikut ini beberapa risiko bisnis yang bisa dinilai oleh broker asuransi:

  1. Risiko Asuransi Properti Bisnis
  2. Risiko Kejahatan Bisnis
  3. Risiko Gangguan Bisnis
  4. Risiko Asuransi Kerusakan Peralatan
  5. Risiko Asuransi Bisnis Komersil

Setelah memahami apa saja risiko bisnis yang bisa dinilai oleh broker asuransi, maka sebenarnya dalam proses menghadapi risiko-risiko tersebut dikenal dengan adanya manajemen risiko (risk manajement).

Melakukan penerapan manajemen risiko sangat penting dan diperlukan untuk mengidentifikasi dan menganalisis risiko bisnis yang mungkin nantinya bisa ditimbulkan.

Besarnya risiko bisa dinilai dari tingkat kerugian yang diakibatkan dan bagaimana menentukan langkah-langkah preventif dalam menanggulangi risiko tersebut.

Broker asuransi bertugas untuk meminimalisir hingga menghilangkan risiko-risiko tersebut agar tidak terjadi, dan memberikan saran yang paling sesuai untuk menangani risiko-risiko jika perusahaan membeli suatu produk asuransi.

Sehingga, perusahaan dapat terbantu dalam meminimalisir bahkan menghilangkan risiko-risiko yang tidak diinginkan akibat dari membeli suatu produk asuransi.