Destinasi wisata Banyuwangi: Berwisata ke Air Terjun Kalibendo

Destinasi wisata Banyuwangi Berwisata ke Air Terjun Kalibendo

Destinasi wisata Banyuwangi Berwisata ke Air Terjun Kalibendo

Jika Anda sedang berlibur di Banyuwangi dan ingin menikmati keindahan alam disini, maka banyak sekali pilihan yang akan Anda dapatkan. Ada pantai, air terjun, taman nasional hingga kawah Ijen.

Banyuwangi juga terkenal dengan budaya lokalnya yang masih bisa Anda dapatkan dengan mengunjungi Desa adat Kemiren, tempat suku asli Banyuwangi, suku Osing tinggal.

Kota dengan julukan “the sunrise of Java” ini sering dikenal luas dengan wisata pantainya yang eksotis, bahkan beberapa di antara pantai tersebut dijadikan sebagai kawasan surfing atau berselancar oleh para wisatawan asing. Meski begitu, destinasi wisata Banyuwangi tidak hanya sekedar pantai saja.

Masih banyak tempat wisata di Banyuwangi yang menampilkan keindahan dan kesegaran alam. Salah satu rekomendasi terbaik yang bisa Anda kunjungi adalah air terjun Kalibendo.

Destinasi wisata Banyuwangi ini berada di kawasan kaki gunung Ijen yang terkenal di Banyuwangi. Berada di kawasan pegunungan, tentunya tempat ini menawarkan kesejukan dan keindahan alam tersendiri yang mampu menarik hati para pengunjungnya.

Keunikan Air Terjun Kalibendo

Berbeda dari air terjun pada umumnya, air terjun Kalibendo ini berbentu seperti ceruk atau gua. Di bawah aliran air terjun terdapat kolam alami yang cekung dan membentuk kubangan air yang sedikit dalam.

Warga sekitar biasa menggunakan kolam alami di bawah air terjun ini sebagai spot untuk mandi. Mereka biasanya melakukan penyelaman atau terjun dari samping air terjun ke kolam tersebut.

Bagi pengunjung yang bisa berenang dengan baik dan tidak takut ketinggian, tentu juga dapat mencoba melakukannya. Kesegaran air yang ada di kolam di bawah air terjun setinggi 10 meter tersebut akan menghilangkan semua letih dan penat yang

Anda miliki. Semua masalah yang ada di kantor dan kota, semua akan hilang seiring dengan tersiramnya Anda dengan air yang sejuk dari air terjun.

Bila Anda datang beramai-ramai, tentunya akan sangat menyenangkan dan mengasyikkan karena Anda dapat beramai-ramai menikmati kesegaran air terjun Kalibendo ini.

Selain itu, keindahan alam yang ada di sekitar air terjun ini juga berbeda dan sangat menarik. Pasalnya air terjun dikelilingi dengan hutan pohon cengkeh, kopi, dan juga karet. Semua tanaman ini menimbulkan aroma yang khas di sekitar air terjun.

Berbeda dari pepohonan pada umumnya, ketiga jenis tanaman tersebut akan menjadi aroma terapi alami di sekitar air terjun, sehingga menambah suasana menjadi lebih menenangkan, unik dan eksotis.

Lokasi Air Terjun Kalibendo

Air terjun kalibendo terletak di Desa Anyar, kecamatan Glagah, Banyuwangi. Anda perlu menempuh perjalanan sepanjang kurang lebih 15 km dari pusat kota Banyuwangi, dengan mengikuti jalur Pantai Utara yang menuju ke sebelah timur.

Kemudian, sangat disarankan untuk menggunakan aplikasi Google Maps karena lokasinya yang lumayan berliku. Sebelum berangkat ke tempat ini, pastikan kendaraan pribadi Anda dalam kondisi yang prima, karena jalanan yang cukup terjal.

Biaya Masuk Air Terjun Kalibendo

Salah satu alasan kenapa destinasi wisata Banyuwangi dikenal banyak wisawatan adalah karena murahnya. Hampir sebagian besar tiket masuk destinasi wisata Banyuwangi masih cukup terjangkau bahkan bagi anak remaja, kuliahan hingga anak sekolah.

Bahkan ada beberapa tempat wisata yang tidak dikenakan biaya apapun alias gratis. Begitu juga disini, Para pengunjung akan dikenakan biaya retribusi sebelum memasuki kawasan air terjun, sebesar Rp 5.000 per orangnya.

Biaya tersebut belum termasuk biaya parkir yang berkisar mulai dari Rp 2.000 hingga Rp 5.000. Itulah uraian singkat mengenai keindahan salah destinasi wisata Banyuwangi yakni Air Terjun Kalibendo.

Setelah Anda menikmati pemandangan dan kesegaran air di tempat ini, Anda juga bisa melanjutkan perjalanan dengan menikmati salah satu wisata paling terkenal di Banyuwangi yakni Kawah Ijen. Meski begitu, Anda perlu beberapa persiapan sebelum melakukan pendakian.

Leave a Reply