5 Pulau Wisata Eksotis Di Makassar Sulawesi Selatan

Tidak ada komentar 101 views

Sebagai ibukota Sulawesi Selatan, Makassar juga merupakan daerah dengan luas wilayah terbesar. Tidak hanya berupa daratan yang menyatu, Makassar pun memiliki pulau-pulau kecil yang terpisah dari kota utama, tetapi masih termasuk dalam wilayah pemerintahannya. Pulau Wisata Eksotis ini merupakan daya tarik wisata tersendiri yang masing-masing menawarkan panorama alam berbeda.

Inilah Pulau Paling Eksotis Di Teritorial Makassar

Makassar memang memiliki cukup banyak pulau-pulau kecil yang terpisah dan menawarkan keunikannya sendiri-sendiri. Berikut ini adalah pulau-pulau kecil yang eksotis dalam areal pemerintahan Kota Makassar dan sayang bila tidak dikunjungi ketika berlibur ke ibukota dari Sulawesi Selatan tersebut :

Pulau Samalona

5. Pulau Samalona

Pulau Wisata Eksotis ini hanya berjarak dua kilometer dari pusat kota Makassar, akan tetapi hanya dapat ditempuh oleh perahu motor dengan harga sewa yang lumayan, yakni sebesar Rp. 500.000,- sekali jalan. Namun, tarif tersebut masih bisa kurang asalkan wisatawan selaku konsumen memiliki kemampuan tawar menawar yang cukup bagus.

Dengan waktu tempuh selama 30 menit, wisatawan dapat menikmati sepuasnya pemandangan bawah laut Pulau Samalona dari atas perahu, berkat airnya yang sangat jernih dan masih alami. Berkat hal tersebut pula laut ini digemari wisatawan untuk melakukan diving dan snorkeling dengan biaya sangat murah, yakni antara Rp. 50.000,- sampai Rp. 100.000,-.

Bagi yang takut atau kurang pandai berenang langsung di laut, pengelola Pulau Samalona menyediakan sebuah kolam kecil yang dinaungi gazebo dengan kedalaman dangkal. Kolam tersebut menghadap langsung ke arah laut. Atau, wisatawan bisa bermain pasir pantai sambil menikmati panorama air laut yang berwarna biru kehijauan.

Fasilitas pendukung yang disediakan untuk wisatawan cukup lengkap, seperti kamar bilas bagi yang baru selesai berenang, penginapan berupa vila dengan harga sewa sangat terjangkau. Di pulau wisata eksotis ini juga terdapat kedai yang menyediakan kuliner berbahan dasar utama seafood yang diolah dengan bumbu rempah khas Sulawesi Selatan sehingga menghasilkan citarasa berbeda dengan olahan laut daerah lain.

Pulau Lae Lae

4. Pulau Lae Lae

Tak jauh dari Pulau Samalona, terletak Pulau Lae Lae yang tak kalah eksotis. Jarak Pulau Lae Lae dari Kota Makassar lebih dekat dibandingkan Samalona, yakni hanya satu kilometer saja. Bahkan, Pulau Lae Lae yang terletak di bagian barat Makassar ini bisa terlihat dari radius pandang Pantai Losari.

Jarak tersebut dapat ditempuh menggunakan perahu motor dalam waktu sepuluh menit saja. Untuk biaya sewanya juga sangat terjangkau, mulai dari Rp. 15.000,- sampai dengan Rp. 30.000,- sekali jalan. Airnya tidak sejernih laut di Pulau Samalona karena gradasi warnanya lebih gelap, tetapi cukup untuk menikmati keindahan bawah laut dengan mata telanjang.

 

Spot foto paling cantik di Pulau Wisata Eksotis ini justru ditawarkan oleh pepohonan kering yang menghias hampir di seluruh penjuru pulau. Pepohonan tersebut tidak memberikan kesan gersang dan justru tampak unik, terutama pohoh-pohon yang menjulang ke bibir pantai dan dapat diduduki oleh wisatawan sehingga menjadi obyek foto yang cantik.

Spot foto lainnya adalah jaring yang diikatkan di antara pepohonan dan dapat dijadikan obyek foto maupun tempat bersantai sejenak saat lelah. Kafe, kedai, hingga penginapan juga tersedia di Pulau Lae Lae untuk mengakomodasi keperluan wisatawan. Tetapi bila ingin lebih menyatu dengan alam, wisatawan bisa berkemah dengan tenda di tepi pantai.

Pulau Barrang Lompo

Pulau Barrang Lompo

3. Pulau Barrang Lompo

Jika ingin menikmati wisata bahari sekaligus berburu oleh-oleh yang anti mainstream, maka Pulau Barrang Lompo layak dijadikan pilihan. Pulau ini terletak tiga belas kilometer dari Kota Makassar, tetapi masih termasuk wilayah teritorial ibukota Sulawesi Selatan tersebut. Untuk ke pulau tersebut bisa menaiki kapal motor dengan biaya Rp. 6.000,- sekali jalan.

Penduduk Barrang Lompo masih memegang kuat tradisi adat dan keagamaan yang digelar ketika menjelang Bulan Ramadhan yang disebut Upacara Lahir Batin, Upacara Pa’rappo yang dilakukan sebelum nelayan melaut, lalu upacara tolak bala yang disebut Upacara Songkabala, serta Upacara Karangan ketika nelayan kembali dari melaut dengan hasil tangkapan melimpah.

Mayoritas masyarakat Barrang Lompo berprofesi sebagai nelayan, sedangkan sebagian lain menjadi pengrajin dari komoditas laut yang juga merupakan oleh-oleh khas Barrang Lompo. Komoditas laut seperti kerang dapat diubah menjadi miniatur kapal, cangkir cantik, dan benda-benda hias lain. Ada pula kerajinan dari perak yang tidak kalah unik dan indah.

Di Barrang Lompo, wisatawan dapat merasakan kepuasan snorkeling dan diving dengan kondisi alam bawah laut yang relatif lebih baik dibandingkan kawasan lain di Sulawesi Selatan. Di pulau wisata di makassar ini tidak tersedia penginapan seperti hotel, vila, atau semacamnya. Sehingga wisatawan harus menginap di rumah warga yang memang sebagian menyewakan kediamannya sebagai penginapan.

Pulau Kapoposang

Pulau Kapoposang

2. Pulau Kapoposang

Pulau ini terletak sejauh tujuh puluh kilometer dari Kota Makassar. Untuk mencapai Pulau Kapoposang, wisatawan harus melalui perjalanan selama hampir tiga jam dengan menggunakan perahu motor atau perahu nelayan tradisional dengan biaya sebesar Rp. 85.000,- sekali jalan. Namun, perjalanan tersebut akan terbayar lunas ketika sudah sampai di pulau tersebut.

Pemandangan matahari terbit dan tenggalam merupakan panorama alam paling terkenal dari Pulau Kapoposang. Wisatawan dapat melihat sunrise dan sunset di tempat yang persis sama. Terlebih bila wisatawan berkemah di tepi pantainya yang berpasir putih. Banyak pasangan yang datang untuk berjalan-jalan menyusuri pantai menjelang matahari tenggelam atau juga bersepeda bersama.

Pulau wisata di makassar ini juga dikenal sebagai surga diving dari Sulawesi Selatan, karena lautnya yang memiliki 14 spot menyelam yang memiliki daya tarik berbeda-beda. Salah satu yang paling terkenal adalah Shark Point, di mana wisatawan yang melakukan penyelaman dapat merasakan berada dalam satu areal dengan habitat para hiu di perairan tersebut.

Kemudian ada pula Turtle Point, yakni lokasi penangkaran penyu yang merupakan binatang dilindungi, dikelola oleh pemerintah setempat. Di sini, wisatawan dapat melihat langsung proses perkembangbiakan penyu dan juga berenang bersama hewan laut yang imut tersebut. Tentunya dengan syarat tidak sampai mengganggu atau menyentuh penyu yang ada di sana.

Soal fasilitas, Pulau Kapoposang tergolong lengkap. Mulai dari penginapan, penyewaan alat renang dan menyelam, juga sarana publik lain seperti rumah makan. Tetapi, jangkauan telekomunikasi di pulau ini masih sangat terbatas, sehingga agak merepotkan untuk seseorang yang memiliki mobilitas tinggi, tetapi sangat bagus untuk menenangkan pikiran dari kepenatan aktifitas harian.

Pulau Kodingareng Keke

Pulau Kodingareng Keke

1. Pulau Kodingareng Keke

Pulau wisata di makassar lainnya adalah Pulau Kodingareng Keke. Sensasi berbeda ditawarkan oleh pulau yang satu ini. Pulau Kodingareng Keke merupakan pulau tidak berpenghuni yang menjadi salah satu destinasi wisata andalan Sulawesi Selatan dan termasuk dalam teritorial ibukota Makassar. Letak pulau ini tidak terlalu jauh dari Pulau Samalona.

Harga sewa kapal motor ke pulau ini sama mahal dengan Pulau Samalona, yakni Rp. 500.000,- sekali jalan, sehingga perlu dipertimbangkan kembali untuk mengunjunginya, terlebih tidak ada fasilitas penunjang untuk wisatawan, hanya menawarkan kenikmatan diving dan suasana yang tenang.

Semoga bermanfaat dan selamat berlibur.

Loading...
author
Penulis: 
Seorang part time Blogger yang sering Traveling. Menulis disaat senggang. Fans Manchester United.